PENGETAHUAN ISENG

SEPAKBOLA

LUAR NEGRI

Latest Updates

Tampilkan postingan dengan label Out Of Field. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Out Of Field. Tampilkan semua postingan

Messi Ke-Dua Tidak Akan Pernah Ada

15.25.00
•
lionel messi barcelonaMendengar nama Lionel Messi semua penggemar bola pasti mengetahui siapa dia. Tidak ada yang tidak mengenai pemain berjuluk La Pulga ini. Skil olah bola yang mumpuni, naluri mencetak gol yang tinggi, dan yang sangat sulit di lupakan oleh penggemarnya adalah sikap bersahaja dan kerendahan hatinya. Meski memiliki segalanya, tapi Messi tidak pernah merasa sombong dalam setiap tutur kata ataupun tindakannya.
Belum genap berusia 25 tahun namun sang pemain telah mendapatkan hampir segalanya dari dunia sepak bola. Mulai dari gelar pribadi di tingkat junior dan senior hingga bergelimang gelar di level klub. Meraih penghargaan sebagai pemain terbaik dunia dalam kurun waktu tiga tahun berturut-turut adalah bukti nyata betapa dunia mengakui kehebatan sang bocah ajaib ini. Meski ada satu hal yang belum di miliki oleh Messi untuk di tasbihkan menjadi legenda adalah prestasi di level negara, meski meraih emas di Olimpiade, namun di level senior Messi belum memberikan sesuatu untuk negaranya.
Melihat permainan yang di tampilkan oleh Messi saat ini, mungkin tidak ada yang berharap pemain seperti dia akan hilang dari dunia sepak bola. Namun faktanya adalah suatu saat sang pemain pasti tidak bisa lagi tampil di setiap stadion sepak bola di manapun di muka bumi ini karena faktor usia. Lantas apakah akan muncul pemain baru yang memiliki talenta sehebat sang bocah ? sebagai produksi dari akademi Barcelona, pihak pengelola La Massia mengatakan bahwa tidak akan pernah ada Messi jilid dua. Fakta ini menekankan bahwa, kemampuan yang dimiliki oleh Messi saat ini bukanlah bakat yang di bangun oleh akademi melainkan bakat alami yang lahir dari diri sang pemain sendiri.
"I think Barca never have a player like Messi again, Messi's greatness is present on and off the field of play "
Barcelona president Sandro Rosell
Pernyataan dari sang presiden klub tersebut dengan pesimis menyatakan bahwa Barcelona tidak akan memiliki pemain seperti Messi lagi yang telah menjadi pemain terbaik di dalam dan di luar lapangan permainan. Jika klub tempat sang pemain di besarkan saja sudah tidak yakin bisa melahirkan pemain se lengkap Leo mungkinkah klub lainnya akan menemukannya ?
Sebelum terlambat, nikmatilah permainan yang di sajikan oleh Si Kutu karena kelak Anda tidak akan bisa lagi menikmati sebuah tontonan di stadion sepak bola dengan permainan olah bola seperti yang di tunjukkan oleh Messi saat ini.

Film Bertema Sepak Bola

00.31.00
•
film sepak bola di dunia
Melonjaknya antusias masyarakat untuk menyaksikan kiprah tim sepak bola Merah-Putih di berbagai ajang belakangan ini menarik  minat para pelaku dunia per-film-an di tanah air untuk membuat film bertema sepak bola di Indonesia. Selain membidik keuntungan, film bertema sepak bola juga memuat unsur idealisme di dalam tema ceritanya. Pesan moral yang terkandung di dalam film bertema sepak bola juga bisa membangkitkan gairah bagi timnas itu sendiri. Seperti sebuah film yang sedang di garap oleh sineas, Andibachtiar Yusuf, dengan judul "Hari Ini Pasti Menang" yang di prediksi akan rilis pada akhir tahun 2012 ini.
Di adopsi dari novel yang berjudul "Menerjang Batas" ini mengambil tema tentang perjalanan skuad Garuda di Piala Dunia 2018.  "Cerita film ini merupakan khayalan masyarakat pecinta sepak bola kita yang ingin menyaksikan timnas berkiprah di Piala Dunia," terang sang sutradara yang sebelumnya juga telah memproduksi tiga judul film bertema sepak bola. Pesan serupa juga di sampaikan oleh sutradara film "Tendangan Dari Langit," Hanung Bramantyo.
Tidak dapat di pungkiri lagi, sokongan dana finansial sangat berpengaruh untuk memproduksi sebuah film bertema sepak bola. Kebutuhan akan dana yang wah ini terlihat dari perkiraan dana yang di butuhkan oleh film "Hari Ini Pasti Menang," yakni hingga menembus angka Rp. 6 miliar. Namun beruntung bagi para pemproduksi film ini mendapatkan sponsor yang melimpah. Terhitung perusahaan seperti Seven Eleven ikut berpartisipasi untuk menjadi sponsor dalam penggarapan film ini. Selain itu, karena pada umumnya sebuah film yang bertema si kulit bundar memiliki pesan moral yang kuar, beberapa perusahan besar seperti KG Production, XY Kids, Indika Pictures, dan MP Entertainment bergabung untuk mendukung edisi kedua dari film "Garuda di Dadaku" yang akan di edarkan dalam waktu dekat.
Menarik untuk di cermati adalah betapa mudahnya film bertema sepak bola untuk merangkul sponsor, karena hal sebaliknya justru terjadi terhadap klub-klub yang bermain di kompetisi lokal. Kisruh sepak bola Indonesia tidak dapat di pungkiri menjadi salah satu penyebab enggannya sponsor untuk menguncurkan dana. Dualisme kompetisi selain mengurangi jumlah penonton tentu juga akan ikut menurunkan citra sponsor di mata konsumen karena mendukung salah satu kompetisi yang di anggap tidak kompetitif di mata konsumen.
Ternyata, selain memuat pesan moral di setiap film yang bertema sepak bola ini. Para pemain profesional Indonesia juga ikut kecipratan keuntungan dari pembuatan film bertema bal-balan ini. Beberapa pemain yang mendapatkan berkah dari ikut bergabung dalam pembuatan film diantaranya adalah Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan (Persema) yang tambil di film "Tendangan Dari Langit" serta eks timnas SEA Games 2011 yang lalu seperti Hasim Kipuw dan Ramdani Lestaluhu yang menjadi aktor dadakan di film "Hari Ini Pasti Menang".
Daftar Film Bertema Sepak Bola :
  • The Jak (2007)
  • The Conductors (2007)
  • Garuda Di Dadaku (2009)
  • Romeo & Juliet (2009)
  • Tendangan Dari Langit (2011)
  • Hari Ini Pasti Menang (proses produksi)
  • Garuda Di Dadaku 2 (2012)
Demikianlah informasi langsung dari Stadion Sepak Bola mengenai film bertema sepak bola yang dapat di sampaikan. Semoga informasi ini sesuai dengan kebutuhan Anda dan memberikan manfaat. Akhir kata, saya ucapkan terima kasih atas kunjungannya.

SSB Real Madrid di Nusantara

11.47.00
•
Menjamurnya sekolah sepak bola (SSB) berbentuk frenchise dari klub-klub Eropa di Indonesia akhir-akhir ini, tidak membuat raksasa La Liga, Real Madrid latah. Justru berkebalikan dari SSB yang ada. Real Madrid melalui Real Madrid Foundation (RMF) lebih memilih jalur sosial. Mereka tidak mementingkan pendapatan finansial dari pendirian SSB, oleh karena itulah pendirian SSB Real Madrid di Indonesia kali ini di khususkan untuk golongan kurang mampu. Kenapa di sebut kali ini ? Hal ini terjadi karena sebelumnya SSB Real Madrid di Indonesia sudah pernah didirikan tepatnya di Canggu, Bali. Karena pada waktu itu metode pendiriannya tidak sejalan dengan niat RMF maka akhirnya SSB tersebut akhirnya ditutup.
Sebelum menjalin kerja sama dengan pihak Indonesia untuk medirikan SSB, Los Galacticos telah melakukan kerja sama dengan pihak Timor Leste. Penandatangan kerja sama antara Real Madrid ini wakili oleh Adiyatwidi A. Asmady selaku Duta Besar Indonesia untuk Spanyol dan Cholik Mutohir dari Liga Pendidikan Indonesia. 
Selain mendirikan SSB, pihak RMF juga akan menyediakan sejumlah paket latihan, kurikulum, serta standar peralatan, pelatih, hingga manajemen pengelola. Selain itu, kegiatan ini bukan hanya sekedar pendidikan pemain sepak bola tetpai mencangkup membangun mental dan jiwa manusia seutuhnya, mulai dari nutrisi, motivasi, hingga kesehatan. Satu kesimpulan dari semua bentuk kerja sama tersebut adalah, tidak di benarkan melakukan komersialisai kegiatan.
SSB yang akan didirikan di Indonesia di rencanakan bertempat di tujuh kota dan mulai di laksanakan pada Februari 2012. Menurut keterangan Adiyatwidi, SSB ini kelaknya di khususkan untuk anak-anak tidak mampu, bahkan jika ia memiliki bakat sepak bola namun berasal dari keluarga berkecukupan ia tidak akan bisa bergabung dengan SSB ini. Untuk pencarian siswa di rencanakan akan melakukan kerja sama dengan pihak Kementrian ataupun Dinas Sosial setempat, dan juga akan memberikan kesempatan kepada anak-anak dari panti ashan.
Selama proses pelatihan di SSB ini berlangsung, pihak Real Madrid akan mengontrol ketat pelaksanaannya.Bahkan pihak RMF dilibatkan dalam kontrol keuangan serta turut serta dalam penentuan siswa yang berhak bergabung dengan SSB ini. 
Selamat atas pendirian SSB Real Madrid di Indonesia, semoga kelak akan lahir bintang-bintang sepak bola dari tanah Garuda ini.

Darah Garuda di Negeri Orang

11.35.00
•
Tidak banyak yang mengetahui para pemain sepak bola berdarah Indonesia yang beredar di negeri luar, layaknya Robin Van Persie dan John Heitinga. Hanya segelintir pecinta olah raga ini yang mengetahui bahwa kedua pemain tersebut mengalir darah Merah putih di dalam tubuh mereka. Berikut adalah sebagian pemain sepak bola yang memiliki darah Indonesia di tubuh mereka.
1. Robin Van Persie (Belanda-Arsenal)
Salah satu penyerang terbaik yang beredar di Liga Inggris ini ternyata memiliki darah keturunan indonesia dari sang nenek yang merupakan orang Jawa asli.
2. John Heitinga (Belanda-Everton)
Pemain bertenaga kuda ini mewarisi darah Indonesia dari sang kakek yang merupakan warga Maluku
3. Radja Nainggolan (Belgia-Cagliari)
Salah satu pemain kunci di klubnya Cagliari, mewarisi darah Indonesia dari sang ayah Marianus yang berdarah batak.
4. Deny Landzaat (Belanda-Twente)
Pemain keturunan Indonesia yang berkarir di eropa berkat darah Indonesia dari sang ibu.
5. Alessandro Trabuco (Itali-Rimini)
Mewakili darah Indonesia dari sang ibu.
6. Sergio van Dijk (Belanda-Queensland Roar)
Penyerang terganas di Liga Australia ini mewakili Indonesia lewat sang ibu yang asli Magelang, Jawa Tengah.
7. Donovan Partosubroto (Belanda-Ajax Junior)
Memiliki ayah yang asli Jawa.
8. Michael Timisela (Belanda-VVV)
Memiliki darah Maluku di tubuhnya berkat sang ayah
9. Syaffarizal Mursalin (Qatar-Al Khor junior)
Meski di lahirkan di Qatar, sang pemain murni Indonesia karena kedua orang tuanya asli dari ACEH
10. Irvin Museng (Indonesia-Ajax)
Pemuda Makassar yang saat ini sedang di pinjamkan oleh Ajax ke klub FC Omniworld.
11. Syamsir Alam (Indonesia-Penarol)
 Putra Minang kelahiran Agam 6 Juli 1992 saat ini memperkuat Penarol di liga Uruguay setelah bergabung bersama tim SAD selama dua tahun di kompetisi Junio liga Uruguay. Alam menjadi pemain yang memiliki potensi besar untuk menjadi seorang pemain top.
12. Arthur Irawan (Indonesia-Espanyol)
Pemuda kelahiran Surabaya 3 Maret 1993 ini sebelumnya bergabung dengan klub Lytham Town di Inggris sambil menjalani pendidikan di tinggkat Universitas, pada tanggal 12 November 2011 dia di rekrut oleh tim liga Spanyol, Espanyol.

Itulah segelintir pemain keturunan dan asli Indonesia yang memperkuat klub luar negeri, meski masih banyak lagi pemain lainnya yang memiliki darah Indonesia, merekalah yang memiliki prospek cerah dan telah di kenal oleh banyak pecinta sepak bola nasional.
 
Copyright © PENGETAHUAN ISENG - ARTIKEL COPY PASTE. Designed by OddThemes & Distributed by Blogger Templates